Kami adalah

Selasa, 18 Agustus 2009

Realitas Dinasti Rawu Chasan Sochib Di Banten

Dikutip dari : http://teguhimanprasetya.wordpress.com/2009/06/14/dinasti-rawu-yang-fenomenal/

Malam ini saya diajak kembali berdiskusi merevieuw ulang perjalanan sejarah yang telah dilewati bersama kawan-kawan. Secarik catatan yang tersisa dan semangat yang sempat hilang dan patah arang, kembali dibuka kembali malam ini disebuah warung jagung bakar lesehan di alun-alun kota Serang. Bersama seorang kawan yang datang dari jauh untuk tujuan penelitian dan seorang sobat muda, diskusi dibuka dan kembali mengkaji fenomena yang kini terjadi di Banten.

Banyak yang telah dilalui sebagai catatan sejarah yang menarik ketika awal Propinsi Banten berdiri hingga saat ini, sehingga tak heran banyak peneliti baik warga asing maupun local tertarik melakukan penelitian. Saya teringat Clifford Gertz ketika meneliti Mojokuto menghasilkan tesis yang sangat terkenal sekali, yaitu kaum priyayi, abangan, dan santri. Barangkali juga di Banten ini menghasilkan tesis baru, yaitu metamorfosa kaum Jawara (stratitifikasi tradisional lama; ulama, umaro dan jawara) dalam hal ini Klan H. Hasan Sochib dan kekuatan dinasti keluarga yang dibangun adalah fenomena sosial menarik yang tidak terdapat di daerah lainnya di Indonesia.

Simbol-simbol budaya jawaraisme klasik telah ditinggalkan berganti baju dengan modernisme budaya pop kapitalisme feodal berbaju baru, hal yang dahulu dengan sangat sukses pula dimainkan dimasa orde baru yaitu penguatan negara dalam bidang ekonomi (mengatur bukan mengawasi regulasi ekonomi), dan dekonstruksi budaya (phsyical violence).

Sejak tahun 1998 hingga kini diwarnai oleh tiga kecenderungan arus utama yaitu demokrasi liberal, civil society organization (CSO) yang bertujuan melakukan advokasi pemberdayaan masyarakat, dan kekerasan politik serta sosial di berbagai daerah.

Implikasi lainnya dari reformasi adalah dampak dari desentralisasi wilayah dan otonomi daerah adalah bagaimana mempertahankan komitmen Pemerintah Daerah dan DPRD dengan advokasi, akses pada bantuan teknis (technical assitance), akuntabilitas (tanggung gugat) pembelanjaan/pengeluaran, dan evaluasi / tecnical audit berdasarkan indikator kinerja (performance indicators).

Bersambung …………

Dinasti Klan Hasan Sochib

Prof.DR(HC). H.Hasan Sochib
Hj.Ratna komala sari (CALEG)
RT.Hj.Atut Choisiyah, SE

Drs.H. Hikmat Tomet (Caleg DPR RI)
Hj. Ratu Tatu Hasanah (Adik Atut) (Caleg DPRD)
H. Aden Abdul Khalik (ipar Atut) (Caleg Juga)

H. Haeuruj Jaman ( Wakil Walikota Serang)
H. TW (Tubagus Wawan) (ipar atut) (PENGUSAHA BESAR)
H. Andika Azrumy (Calon DPD)

Hj. Ade Rosy (Caleg DPRD Kab/kota)


Suara Rakyat


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kami menunggu partisipasi pemikiran anda.. silakan